Surabaya, LNM - Menjelang ditutupnya Latihan Menembak Meriam Dan Demolisi, Siswa Pusdikpel (Pusat Pendidikan Pelaut) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), menggelar aksi sosial terhadap masyarakat yang bermukim di Kecamatan Paiton yang menjadi lokasi latihan selama ini.
Rangkaian aksi sosial yang dilaksanakan pada Jumat (3/11/2023), antara lain siswa bersama masyarakat sekitar secara bergotong royong melaksanakan pembersihan dan pengecatan sarana ibadah yakni mushola di Desa Pondok Kelor Paiton.
Baca Juga: Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN-TNI AL Kolaborasi Perkuat Pertahanan Laut Indonesia
Sementara itu bersama dengan siswa Pusdikpel, Komandan Sekolah Artileri (Danseart) Letkol Laut (P) Agus Sulis memberikan bantuan tali asih dan sembako kepada anak-anak yatim piatu di Kelurahan Alas Tengah Kecamatan Paiton. Kegiatan sosial ini juga ikut dihadiri oleh Kepala Desa dan perangkat Desa setempat.
Baca Juga: Dankodiklatal: Latihan Latgabma Keris Woomera 2024 Berjalan Aman dan Lancar
Selanjutnya dibawah pimpinan Komandan Sekolah Senjata Bawah Air (Dansesenbar) Pusdikpel Letkol Laut (P) Aris Dianto, mewakili Komandan Pusdikpel Kolonel Laut (P) I Nyoman Surya, seluruh siswa peserta lattek mengikuti upacara penutupan. Dimana dalam sambutan Danpusdikpel yang dibacakan oleh Irup, menyampaikan terima kasih atas kelancaran selama pelaksanaan latihan kepada para instruktur serta staf pendukung dan para siswa Artileri dan Demolisi.
Baca Juga: Lomba Pesparawi Gabungan Kotama TNI AL Wilayah Surabaya Tingkatkan Kualitas Mental Spiritual
Danpusdikpel berharap latihan ini mampu membentuk siswa menjadi prajurit Jalasena yang tangguh, handal dan profesional. “Dengan latihan ini para siswa Artileri dan Demolisi dapat menerapkan (ilmu) nantinya dalam kedinasan, sehingga lulus sebagai prajurit yang tangguh handal dan profesional,” ujar Danpusdikpel. (iya)
Editor : J@K Joko